Bantu Selamatkan Bumi dengan Matikan Komputer

by: Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Ilustrasi (exploreankit)

Pakailah komputer seperlunya demi menghemat energi. Mungkin pernyataan ini
terdengar usang, tapi sebenarnya hal tersebut benar adanya. Sebuah studi yang
dilakukan Rakesh Kumar dan Lars Mieritz dari Gartner semakin menguatkan pernyataan
di atas.

Awalnya para ahli berpikir upaya untuk mengurangi konsumsi energi berasal dari data
center yang dianggap telah menyedot banyak energi. Namun, hasil penelitian tim
Gartner belum lama ini mementahkan hal tersebut. Pasalnya menurut mereka, justru
komputer lah yang menjadi biang keladi pemborosan energi.

Seperti dikutip detikINET dari Informationweek, Rabu (7/11/2007), dari berbagai
piranti yang diuji, komputer menempati peringkat teratas penyumbang emisi karbon,
mencapai 40 persen. Diikuti oleh data center sebesar 23 persen dan ketiga adalah
sistem telekomunikasi jaringan tetap.

Sementara itu data mencengangkan diungkap oleh Kevin Klustner, CEO dari Verdiem
(sebuah perusahaan monitoring dan managemen energi) yang menyatakan, konsumsi energi
listrik bagi komputer di seluruh dunia mencapai 80 miliar kwh setiap tahunnya.
Sekitar dua per tiganya atau setara dengan US$5,4 miliar (1 USD = Rp 9105, sumber
detik.com) ironisnya terbuang sia-sia.

Sebenarnya solusi yang ditawarkan cukup sederhana tapi sulit dilakukan, yakni dengan
mematikan komputer jika tidak sedang digunakan. Dari sini hitung berapa banyak
energi yang bisa dihemat.

Menurut Verdiem ada 150 pelanggan mereka yang mengoperasikan 500 ribu komputer.
Mematikan komputer ketika tidak sedang digunakan akan menghemat 100 juta kwh,
mengurangi 61.000 metric ton karbon dioksida yang mencemari atmosfer yang tentunya
akan berdampak positif bagi lingkungan.

Sehingga jika diurut, dengan mematikan komputer ketika tidak sedang digunakan bakal
membantu menjaga lingkungan kita dan menyelematkan bumi dari kerusakan.

0 komentar: